Selasa, 29 Mei 2018

author photo
Hai sobat Danifin, Kolang kaling saat ini menjadi bahan minuman terfavorit saat berbuka puasa. Rasanya yang enak dan dapat dicampurkan dengan sirup membuat semua orang yang berpuasa hampir setiap hari membelinya. Tak cuma itu juga, harganya yang sangat terjangkau juga jadi perhitungan dari para masyarakat.

gambar/foto kolang kaling aman dan tidak aman

Namun sama halnya dengan cincau, kolang kaling juga kerap sekali dijadikan bahan kecurangan oleh para pedagang-pedagang nakal. Oknum-oknum tak bertanggungjawab tersebut memberikan bahan-bahan berbahaya pada bahan minuman itu. Hal itu dilakukan supaya kolang-kaling terlihat menarik di mata pembeli. Maka dari itu, yuk kenali ciri-ciri dari kolang kaling berbahaya supaya kalian tidak tertipu.

Dapat dikenali dari aroma

Seperti yang kita tahu, kalau kolang kaling mempunyai bau khas yaitu asam. Akan tetapi, hal ini enggak akan sobat temukan di kolang kaling yang sudah ditambahkan oleh zat-zat berbahaya. Jika sudah dibubuhi bahan berbahaya seperti formalin, maka kolang kaling tidak akan mengeluarkan bau sama sekali. Aroma yang tercium malah tidak sedap. Sehingga kalian bisa nih sebelum membeli, cium dulu bau dari kolang kaling tersebut. Cukup mudah kan?

Kolang kaling tidak akan dihinggapi lalat

Lalat sering sekali hinggap di makanan yang dijual pada pasar tradisional. Binatang satu ini memang sangat mengganggu para penjual karena dapat mengotori dagangannya. Namun dari lalat ini sobat dapat ambil manfaat lho. Jika lalat yang mengitari kolang kaling jumlahnya banyak, maka dapat dipastikan bahan minuman tersebut aman. Akan tetapi, jika tidak ada lalat satupun yang hinggap sama sekali, harus diwaspadai tuh Sahabat Boombastis. Alasannya karena kolang kaling dalam perebusannya kemungkinan besar sudah dicampur formalin sehingga menghilangkan bau asli dari bahan minuman tersebut.

Mempunyai tekstur yang lebih kenyal

Mungkin sobat lebih tertarik dengan kolang kaling yang punya tekstur lebih kenyal. Penyebabnya kolang kaling yang memiliki ciri seperti itu sangat mudah untuk digigit. Namun, di balik kemudahan gigitan tersebut ternyata kolang kaling seperti itu sudah dicampurkan dengan formalin. Jadi dapat disimpulkan nih, untuk yang ingin beli kolang kaling harus periksa dulu tingkat kekenyalannya dengan cara ditekan. Kalau kolang kaling yang kalian cek mempunyai tekstur yang agak keras, silahkan dibeli.

Kolang kaling lebih tahan lama

Ciri selanjutnya jika kolang kaling sudah dicampur dengan formalin adalah tahan lama. Ciri ini memang sangat dicari masyarakat, namun ternyata berbahaya bagi kesehatan. Hal ini dapat kalian buktikan dengan cara membiarkan kolang kaling berada di suhu ruang selama satu atau dua hari. Jika bahan minuman warna putih tersebut tetap bertahan, dapat dipastikan itu adalah kolang kaling dengan zat berbahaya.

Warnanya juga berbeda dengan kolang kaling pada umumnya

Selain ciri di atas, ada satu lagi yang dapat sobat perhatikan. Yap, itu adalah dari warna kolang kaling tersebut. Kalau kolang kaling biasa, warnanya putih pucat dan agak transparan. Namun, jika kolang kaling dengan zat berbahaya, maka warnanya adalah putih pekat dan tidak transparan. Kemudian, kolang kaling juga mempunyai warna lebih mengkilat. Jadi coba cek lagi deh kolang kaling yang ada di rumah kalian.

Tips menghilangkan kadar formalin



Ciri-ciri di atas dapat kalian terapkan ketika ingin membeli kolang kaling. Tapi jika kalian masih malas untuk memeriksa kolang kaling, lebih amannya sih membeli di supermarket. Ketika membeli di supermarket, kemungkinan besar kolang kaling yang dijual bebas dari yang namanya formalin. Ya karena swalayan tersebut hanya menerima kolang kaling dari pabrik yang sudah teruji dari BPOM.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post