Sabtu, 18 Januari 2020

Hai sobat Danifin, Memasang  atau menerapkan lazy load pada iklan Adsense ini sebenarnya merupakan trik optimasi saja kok. Karena sebetulnya JavaScript lazyload Adsense yang dimaksud ini adalah memanfaatkan JS load on scroll. Simpelnya, penayangan load iklan Adsense ditunda sementara sampai pengunjung melakukan scroll pada halaman blog atau website tsb.



Mengaktifkan lazy load Adsense akan membantu mempercepat blog anda. Diantaranya mengatasi loading blog yang lama karena iklan Adsense, dan (kalau diperhatikan) lazy load ini cukup ampuh mencegah banned Adsense akibat pelanggaran trafik yang tidak valid, jadi adsense hanya muncul bila load sudah sempurna. Dalam kasus tsb, trafik yang dapat dihindari adalah trafik bot atau jigling.

Terkait dengan loading blog akibat tayangan iklan Adsense, fitur lazy load akan sangat membantu bila hanya menggunakan satu JavaScript Adsense saja. JavaScipt Adsense yang dimaksud adalah sebagai berikut.
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
Nah, JS Adsense inilah yang akan kita elaborasi ke dalam JS Lazyload. Jika di dalam template masih terdapat kode seperti di atas, baik itu yang letaknya di Gadget dan di Edit HTML, maka segeralah di hapus dulu. Sebab, tidak akan working fitur Lazy load Adsense bila JS seperti itu tidak dihapus.

Lalu lakukan salah satu cara berikut ini:

#Cara 1: Memasang Lazy Load pada Iklan Adsense di Semua Device 


Masuk ke Edit HTML, cari kode </body> atau &lt;!--</body>--&gt;&lt;/body&gt;(jika blogger)

Download plugin Insert Headers and Footers, letakkan kode dibawah ini di bagian footer (jika wordpress):
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
// Lazy Load AdSense
var lazyadsense=!1;window.addEventListener("scroll",function(){(0!=document.documentElement.scrollTop&&!1===lazyadsense||0!=document.body.scrollTop&&!1===lazyadsense)&&(!function(){var e=document.createElement("script");e.type="text/javascript",e.async=!0,e.src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js";var a=document.getElementsByTagName("script")[0];a.parentNode.insertBefore(e,a)}(),lazyadsense=!0)},!0);
//]]>
</script>
Atau, dapat juga menggunakan kode berikut ini:
<script>
//<![CDATA[
var lazyadsense = false;
window.addEventListener("scroll", function(){
if ((document.documentElement.scrollTop != 0 && lazyadsense === false) || (document.body.scrollTop != 0 && lazyadsense === false)) {
(function() { var ad = document.createElement('script'); ad.type = 'text/javascript'; ad.async = true; ad.src = 'https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'; var sc = document.getElementsByTagName('script')[0]; sc.parentNode.insertBefore(ad, sc); })();
    lazyadsense = true;
  }
}, true)
//]]>
</script>

Setelah itu Simpan.

#Cara 2: Menambahkan Fitur Lazyload Iklan Adsense yang Hanya Aktif pada Tampilan Desktop (PC/Laptop)

Dalam pengertian lain, fitur lazy load ini tidak akan aktif pada perangkat mobile atau smartphone. Cara berikut ini menggunakan Conditional Tag Khusus Tampilan Mobile.

Berikut merupakan cara penerapannya.
Masuk ke Edit HTML, cari kode </body> atau &lt;!--</body>--&gt;&lt;/body&gt;(jika blogger)

Download plugin Insert Headers and Footers, letakkan kode dibawah ini di bagian footer (jika wordpress):
<b:if cond='data:blog.isMobileRequest == &quot;true&quot;'>
<script async="async" src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<b:else/>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
// Lazy Load AdSense
var lazyadsense=!1;window.addEventListener("scroll",function(){(0!=document.documentElement.scrollTop&&!1===lazyadsense||0!=document.body.scrollTop&&!1===lazyadsense)&&(!function(){var e=document.createElement("script");e.type="text/javascript",e.async=!0,e.src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js";var a=document.getElementsByTagName("script")[0];a.parentNode.insertBefore(e,a)}(),lazyadsense=!0)},!0);
//]]>
</script>
</b:if>
Atau kode seperti ini juga bisa:
<b:if cond='data:blog.isMobileRequest == &quot;false&quot;'>
<script>
//<![CDATA[
var lazyadsense = false;
window.addEventListener("scroll", function(){
if ((document.documentElement.scrollTop != 0 && lazyadsense === false) || (document.body.scrollTop != 0 && lazyadsense === false)) {
(function() { var ad = document.createElement('script'); ad.type = 'text/javascript'; ad.async = true; ad.src = 'https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'; var sc = document.getElementsByTagName('script')[0]; sc.parentNode.insertBefore(ad, sc); })();
    lazyadsense = true;
  }
}, true)
//]]>
</script>
<b:else/>
<script async="async" src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
</b:if>

Terakhir, Simpan.

Menelusur Kekurangan Mengaktifkan Lazy Load Iklan Adsense

Sebenarnya sih tak ada kekurangan yang berarti dalam mengaktifkan atau menambahkan JavaScript Lazy load Google Adsense di blog anda. Tak ada masalah besar juga sih. Bila di blog anda tidak dipasang slot iklan Adsense Page Level Ads, yang biasanya tampil di perangkat mobile atau smartphone.

Sebab, bila anda berani mengaktifkan lazyload Adsense untuk tampilan HP atau mobile, akan membuat iklan Adsense jenis Page Level Ads tidak akan tampil atau lebih sering tidak tampil. Utamanya Page Level Ads tipe overlay.

Simplenya, kekurangannya adalah akan membuat pemilik blog menjadi kurang penghasilan dari iklan Adsense. Setidaknya penghasilan dari slot iklan Page Level Ads, jenis iklan Adsense yang melayang-layang. Memang berkurang sih. Tapi perlu diingat tanpa script ini, visitor akan terlalu cepat mengeklik iklan dapat menyebabkan invalid click, sama aja boong kan klik banyak tapi di akhir bulan kena potongan banyak

Itu saja. Selebihnya, dengan memasang Lazy load di Adsense atau pada widget yang lain, seperti di komentar Disqus, gambar blog, related post dan lainnya, akan sangat menguntungkan, berkat menjadi cepatnya pemuatan blog serta mengurangi invalid click.

Penutup

Beberapa orang mengatakan bahwa mengaktifkan lazy load ini akan menambah kecepatan blog. Tidak juga demikian. Sebab, hakikatnya JS lazy load ini hanya melakukan penundaan pada widget yang di lazyload-kan. Yang imbasnya menjadikan pemuatan blog yang tadinya lama, menjadi lebih cepat secara signifikan.

Kelihatannya sama sih. Namun bila merujuk pada fungsinya, itu akan sangat berbeda lho.

Demikian informasi tentang cara memasang lazy load iklan Google Adsense untuk Blogger atau Wordpress. Semoga bermanfaat. Jika ada komentar silahkan tuliskan, bila ada kesempatan silahkan bagikan. Terima kasih!
Next article Next Post
Previous article Previous Post